Sales Director Training Series ~ Imtiyaz Learnings | Joint Business Planning (JBP) telah menjadi salah satu praktik terbaik dalam Strategic Key Account Management karena mampu mengubah hubungan supplier–customer dari sekadar transaksi menjadi kemitraan pertumbuhan jangka panjang. Melalui penyelarasan target bisnis, investasi bersama, inovasi, hingga kolaborasi operasional, JBP menawarkan potensi peningkatan revenue, profitabilitas, dan loyalitas pelanggan yang signifikan. Namun dalam kenyataannya, tidak sedikit perusahaan yang menginvestasikan waktu dan sumber daya besar untuk menyusun JBP, tetapi gagal menghasilkan dampak bisnis yang nyata. Dokumen perencanaan yang awalnya penuh komitmen sering kali berakhir menjadi sekadar presentasi tahunan tanpa implementasi yang konsisten. Pertanyaannya, mengapa konsep yang begitu kuat justru sering gagal dalam pelaksanaannya? Jawabannya bukan terletak pada kualitas rencananya, melainkan pada kemampuan organisasi dalam membangun kolaborasi, transparansi data, dan disiplin eksekusi yang berkelanjutan.
Mengapa JBP Sering Gagal?
Walaupun konsepnya kuat, banyak perusahaan gagal menjalankan JBP karena tiga alasan utama.

1. Sales bekerja sendiri
JBP memerlukan dukungan:
- supply chain
- finance
- marketing
- operations
Tanpa dukungan internal, rencana hanya menjadi presentasi.
2. Tidak ada data yang transparan
Kolaborasi membutuhkan:
- sales data
- demand forecast
- inventory data
Jika data tidak dibagi, maka kolaborasi tidak bisa berjalan.
3. Tidak ada ritme review
JBP tanpa review hanya menjadi dokumen tahunan.
Yang berhasil biasanya memiliki Quarterly Business Review yang disiplin.
4. Cross-Functional Collaboration: Rahasia Sukses Key Account
Kesalahan besar dalam banyak organisasi adalah menganggap Key Account adalah tanggung jawab sales.
Padahal kenyataannya:
Key Account dikelola oleh seluruh organisasi.
Pelanggan besar berinteraksi dengan banyak fungsi:
- Sales
- Customer service
- Logistic
- Finance
- Product team
- Legal
- IT
Karena itu organisasi modern membangun Account Squad.
5. Konsep Account Squad
Account Squad adalah tim lintas fungsi yang didedikasikan untuk mengelola satu pelanggan strategis.
Contoh struktur:
- Account Director → memimpin hubungan strategis
- Sales Manager → mengelola penjualan
- Supply Chain Manager → memastikan ketersediaan produk
- Finance Manager → mengelola kredit dan profitabilitas
- Customer Service Lead → memastikan service level
- Product Manager → mengembangkan solusi baru
Dengan pendekatan ini, pelanggan merasa dilayani oleh seluruh perusahaan, bukan hanya oleh sales.
Pada akhirnya, keberhasilan Joint Business Planning tidak ditentukan oleh seberapa detail rencana yang dibuat, melainkan oleh seberapa baik organisasi mampu mengeksekusinya secara bersama-sama. Pelanggan strategis tidak menilai perusahaan hanya dari kemampuan sales dalam melakukan negosiasi, tetapi dari pengalaman mereka berinteraksi dengan seluruh fungsi yang mendukung bisnis tersebut. Inilah alasan mengapa perusahaan-perusahaan kelas dunia mulai meninggalkan pendekatan individual dan membangun Account Squad yang mengintegrasikan sales, supply chain, finance, marketing, customer service, hingga product team dalam satu kesatuan. Ketika seluruh organisasi bergerak dengan tujuan yang sama, JBP tidak lagi menjadi dokumen tahunan yang tersimpan di folder presentasi, melainkan menjadi mesin pertumbuhan yang mampu menciptakan nilai bisnis berkelanjutan bagi kedua belah pihak. Di era persaingan yang semakin kompleks, perusahaan yang mampu menyatukan kolaborasi internal dan kemitraan eksternal akan menjadi pihak yang memenangkan loyalitas pelanggan strategis untuk jangka panjang.
—0—
PENULIS

Doddy Ariesta Afriyana, SE, C.HRM, C.Trainer, C.SLII, C.SoT, C.NLP, C.PI Analyst, C.P3H
Doddy is a sales practitioner, human resources practitioner, and businessman, as well as a training master for Salesmanship, Sales management, and Sales Leadership training at Imtiyaz Learning & Consulting, who has 6 certifications ranging from sales, soft skills, leadership, training, personality profiling, and human resources from reputable national and international institutions.
Doddy has worked in a variety of industries for over 22 years, including the restaurant industry, software and application development, FMCG, Oil and Gas, Pharmacy, Direct Selling, MLM, Automotive, SME, and Start-Up. Extensive and in-depth experience in local, national, and multinational corporations within the scope of his position roles on a local, national, and global scale.
He began his career as a marketing executive at a Software & Application Development company, as well as a Head of Professor Assistant Corps at FEB UI, after graduating from the Faculty of Economics & Business University of Indonesia (FEB UI). His career progressed until he was trusted to become Head of Area, Assistant Manager, Manager, and General Manager in various national and multinational companies. His previous position before deciding to start a learning consulting firm was General Manager Learning & Development at Renault Indonesia and GM HRD & Business Development at start up Blimobil Indonesia.
–0–
Smart Sales Manager 4.0
Judul Sales Manager Training
Smart Sales Manager 4.0
Deskripsi
Sales Training ~ Imtiyaz Learnings | Bagaimana memahami territory management, breakdown target, mendesain KPI, mendesain insentif, dan mengevaluasi kinerja tim sales, serta memahami 3 peran sales manager secara maksimal yaitu mengelola tugas dengan baik, mengelola waktu, dan mengelola orang lain. Dan juga tanpa melupakan bagaimana kita memanfaatkan artificial intelligence untuk memaksimalkan peran manajemen kita.
Manfaat
Membekali para Sales Manager dengan skill yang tepat dalam mengelola diri dan tim penjualannya, termasuk di dalamnya skill territory management, break down sales target, menyelaraskan pencapaian insentif untuk mencapai target pribadi tim penjualan. Memanfaatkan media sosial, digital, dan artificial intelligence untuk mendapatkan database dan prospek.
Keunggulan
Para Sales Manager mudah memahami konten dari materi training ini, karena mudah diterapkan, inspiratif, juga membekali skill teknis mereka sebagai sales manager. Disempurnakan dengan skill media sosial, digital, dan artificial intelligence yang sangat suportif untuk pencapaian penjualan.
Skill
Smart time management, Smart task management, Smart leader, sales territory management, Smart problem solver and decision maker, smart prospecting, smart database gathering.
Target Peserta Sales Manager Training
Sales Leader, Sales Manager, Sales Director, Vice President Sales Marketing, General Manager Sales, C-Level
Materi Training
- Time Management
- Task Management
- Territory Manager
- Problem Solving
- Decision making
- Breakdown Sales Target
- Prospect Database Gathering
- Smart Coaching for high performance.
Durasi
2 Hari
Metode Sales Training
- Participative Learning;
- Group Discussion;
- Interactive Presentation;
- Case Study;
- Impactful Role Play;
- Simulation; Group Presentation.

Hubungi kami untuk mendapatkan penawaran dari program unggulan Imtiyaz Learnings. SALES TRAINING 4.0 adalah program unggulan kami untuk membantu para pimpinan sales mencapai target penjualan perusahaan. Metode pembelajaran yang dijalankan merupakan kolabolasi dari pengalaman tim trainer di dunia sales dengan memanfaatkan kemajuan teknologi terkini.
Address:
H. Nawi Raya No. 191, Gandaria Utara
Kota Jakarta Selatan 12140, Jakarta
Lihat Google Maps –>> klik disini
Phone / Whatsapp :
0852 8350 0976 (DINI) –>> klik disini
0812 9581 2288 (DEWA) –>> klik disini
Email:
dini.mufidah@imtiyazlearnings.com
dewa@imtiyazlearnings.com
Socmed:
LinkedIn : imtiyazlearningconsulting –>> klik disini
Instagram : imtiyazlearnings –>> klik disini

