Sales Director Training ~ Imtiyaz Learnings | Dalam lanskap kompetitif Indonesia, Sales Director tidak lagi dapat mengandalkan intuisi atau pendekatan tradisional. Mereka membutuhkan organisasi penjualan yang mampu mengeksekusi strategi dengan disiplin, adaptif terhadap dinamika pasar, dan memiliki kualitas kepemimpinan yang kuat di setiap lapisan. Harvard Business Review menekankan bahwa struktur penjualan berperan sebagai “strategic amplifier” ketika ditata dengan tepat, struktur dapat meningkatkan efektivitas strategi hingga dua kali lipat (HBR, Designing Sales Organizations for Growth).
Organisasi penjualan modern tidak hanya terdiri dari tenaga lapangan dan supervisor, tetapi juga ekosistem fungsi pendukung: sales operations, digital enablers, key account management, dan sistem governance yang memastikan kepastian arah dan akurasi eksekusi.
Di banyak perusahaan, penjualan masih dipersepsikan sebagai “ujung tombak” yang bekerja paling akhir, datang setelah strategi ditetapkan, produk diluncurkan, dan target diturunkan. Padahal, dalam realitas bisnis modern, desain organisasi sales justru merupakan arsitektur awal yang menentukan apakah strategi bisa dieksekusi atau hanya berhenti di slide presentasi. Struktur sales bukan sekadar bagan jabatan, melainkan sistem pengambilan keputusan: siapa melayani siapa, dengan pendekatan apa, dan melalui channel mana.
Pasar Indonesia menambah kompleksitas tersebut. Dengan karakter geografis yang luas, tingkat fragmentasi channel yang tinggi, serta perbedaan perilaku pelanggan antar wilayah dan segmen, organisasi sales yang generik hampir pasti gagal. Banyak perusahaan bertumbuh cepat di awal, lalu tersendat bukan karena produk atau harga, melainkan karena struktur penjualannya tidak lagi relevan dengan skala dan kompleksitas bisnis. Di titik inilah, isu seperti kanibalisasi antar channel, konflik harga, dan turunnya produktivitas sales mulai muncul ke permukaan.

Perusahaan-perusahaan dengan performa penjualan unggul memahami satu hal penting: struktur sales adalah alat strategis, bukan administratif. Seperti yang ditegaskan Paul Leinwand, keunggulan kompetitif lahir dari keselarasan antara strategi, kapabilitas, dan struktur. Dalam konteks penjualan, struktur yang tepat memungkinkan organisasi merespons peluang pasar lebih cepat, mengalokasikan biaya dengan lebih efisien, serta menjaga disiplin eksekusi di lapangan—bahkan ketika skala bisnis terus membesar.
Transformasi struktur sales juga tidak bisa dilepaskan dari perubahan pola beli pelanggan. Hari ini, pelanggan berinteraksi melalui berbagai titik kontak: field sales, distributor, e-commerce, key account team, hingga kanal digital dan inside sales. Tanpa desain organisasi yang terintegrasi, perusahaan berisiko kehilangan kendali atas pengalaman pelanggan dan nilai jangka panjang yang seharusnya bisa diciptakan.
Namun struktur saja tidak cukup. Struktur yang kuat harus didukung oleh desain territory dan coverage model yang presisi. Territory design yang baik mampu meningkatkan revenue tanpa menambah jumlah tenaga penjualan, sebuah leverage strategis yang sering diabaikan. Artikel ini membahas bagaimana organisasi sales modern dirancang melalui empat pilar utama, Field, Channel, KAM, dan Digital, serta bagaimana territory dan coverage model menjadi fondasi eksekusi penjualan yang efektif, terukur, dan berkelanjutan di pasar Indonesia yang semakin kompetitif.
STRUKTUR ORGANISASI SALES : FIELD, CHANNEL, KAM, DIGITAL
Mengapa Struktur Organisasi Penting?
Paul Leinwand (Strategy&/PwC) menuliskan bahwa perusahaan hebat memiliki keselarasan antara strategi, kapabilitas, dan struktur operasional. Di dunia penjualan, struktur menentukan:
- Siapa yang bertanggung jawab terhadap segmen mana.
- Seberapa cepat organisasi merespons peluang.
- Seberapa besar biaya yang diperlukan untuk menjangkau pasar.
- Seberapa kuat disiplin eksekusi terjadi di lapangan.
Struktur yang salah menyebabkan:
- kanibalisasi internal antar channel,
- konflik harga,
- produktivitas rendah, dan
- kegagalan mengelola pelanggan strategis.
Empat Pilar Utama Struktur Penjualan Modern
Berikut struktur organisasi sales modern yang umum digunakan perusahaan skala nasional di Indonesia:
(A) Field Sales Organization
Biasanya terdiri dari:
- Sales Representative
- Sales Supervisor
- Sales Manager Area/Region
- Distributor Development (jika modelnya indirect)
Kekuatan model ini:
- penetrasi luas,
- kecepatan eksekusi,
- fleksibilitas di lapangan.
(B) Channel Sales Organization
Digunakan ketika perusahaan masuk ke lebih banyak jalur distribusi, misalnya:
- General Trade
- Modern Trade
- Wholesale
- E-Commerce Partner
- Institutional / Project Channel
Channel Sales memastikan bahwa setiap channel memiliki strategi dan KPI yang berbeda, sehingga perusahaan dapat memaksimalkan margin.
(C) Key Account Management (KAM)
Sloan Management Review menegaskan bahwa Key Account Management is the strategic layer of modern sales.
KAM bertujuan untuk:
- mengelola pelanggan besar,
- menciptakan solusi customized,
- dan membangun hubungan multi-level.
Struktur umum KAM:
- Key Account Executive
- Key Account Manager
- Strategic Account Director
KAM sangat penting di Indonesia karena banyak industri dikuasai oleh top 20% pelanggan yang memberikan 80% pendapatan.
(D) Digital & Inside Sales Organization
Unit ini semakin penting dalam dekade terakhir:
- Inside Sales
- Telesales
- Chat Commerce
- E-Commerce Performance Team
- Sales Digital Enablement (CRM admin, data analyst, marketing automation)
Unit digital ini berperan meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya.
MODEL: Integrated Sales Organization Pyramid

Model ini dipakai oleh perusahaan besar di FMCG, ICT, Automotive, dan Industrial.
Territory Design & Coverage Model
Territory Design adalah jantung dari efektivitas eksekusi penjualan.
HBR (2022) menyebut bahwa territory design yang baik dapat meningkatkan revenue 2–7% tanpa menambah sales force.
Prinsip-Prinsip Territory Design
- Customer Potential First, bukan wilayah geografis.
- Minimizing travel time, memaksimalkan waktu kunjungan.
- Balanced Workload, membagi beban kerja sesuai kapasitas sales.
- Opportunity-Based Assignment, memprioritaskan area pertumbuhan.
Coverage Model
Coverage Model menentukan berapa banyak tenaga sales yang dibutuhkan dan bagaimana mereka dialokasikan.
Contoh Coverage Model 4-Layer
- Hunter (Prospector) → mencari pelanggan baru
- Farmer (Account Developer) → mengoptimalkan pelanggan existing
- Solution Specialist → menghadapi kebutuhan teknis/solusi
- KAM Team → menangani pelanggan strategis
Kombinasi ini membuat organisasi tidak hanya berorientasi volume, tetapi juga nilai jangka panjang.
FRAMEWORK: 5-Lens Territory Design
- Market Potential (size & value)
- Customer Density
- Competition Intensity
- Geography & Logistics
- Sales Objective per Segment
Framework ini digunakan McKinsey dalam Sales Force Effectiveness Study.
SUMMARY
Pada akhirnya, keunggulan penjualan tidak dibangun dari target yang agresif semata, melainkan dari desain organisasi yang tepat dan disiplin eksekusi yang konsisten. Struktur sales, mulai dari Field, Channel, KAM, hingga Digital, menentukan bagaimana perusahaan menjangkau pasar, mengelola pelanggan bernilai tinggi, dan mengalokasikan sumber daya secara efisien. Ketika struktur ini dipadukan dengan territory design dan coverage model yang berbasis potensi pasar, bukan sekadar geografi, organisasi penjualan mampu menciptakan pertumbuhan yang lebih sehat, terukur, dan berkelanjutan. Perusahaan yang menang di pasar Indonesia adalah mereka yang memandang sales organization sebagai aset strategis: dirancang dengan sengaja, dievaluasi secara berkala, dan diselaraskan terus-menerus dengan perubahan pelanggan, channel, dan dinamika kompetisi.
—-0—-
PENULIS

DoddyAriesta Afriyana, SE, C.HRM, C.Trainer, C.SLII, C.SoT, C.NLP, C.PI Analyst
Doddy is a sales practitioner, human resources practitioner, and businessman, as well as a training master for Salesmanship, Sales management, and Sales Leadership training at Imtiyaz Learning & Consulting, who has 6 certifications ranging from sales, soft skills, leadership, training, personality profiling, and human resources from reputable national and international institutions.
Doddy has worked in a variety of industries for over 22 years, including the restaurant industry, software and application development, FMCG, Oil and Gas, Pharmacy, Direct Selling, MLM, Automotive, SME, and Start-Up. Extensive and in-depth experience in local, national, and multinational corporations within the scope of his position roles on a local, national, and global scale.
He began his career as a marketing executive at a Software & Application Development company, as well as a Head of Professor Assistant Corps at FEB UI, after graduating from the Faculty of Economics & Business University of Indonesia (FEB UI). His career progressed until he was trusted to become Head of Area, Assistant Manager, Manager, and General Manager in various national and multinational companies. His previous position before deciding to start a learning consulting firm was General Manager Learning & Development at Renault Indonesia and GM HRD & Business Development at start up Blimobil Indonesia.
–0–
Smart Sales Manager 4.0
Judul Sales Manager Training
Smart Sales Manager 4.0
Deskripsi
Sales Training ~ Imtiyaz Learnings | Bagaimana memahami territory management, breakdown target, mendesain KPI, mendesain insentif, dan mengevaluasi kinerja tim sales, serta memahami 3 peran sales manager secara maksimal yaitu mengelola tugas dengan baik, mengelola waktu, dan mengelola orang lain. Dan juga tanpa melupakan bagaimana kita memanfaatkan artificial intelligence untuk memaksimalkan peran manajemen kita.
Manfaat
Membekali para Sales Manager dengan skill yang tepat dalam mengelola diri dan tim penjualannya, termasuk di dalamnya skill territory management, break down sales target, menyelaraskan pencapaian insentif untuk mencapai target pribadi tim penjualan. Memanfaatkan media sosial, digital, dan artificial intelligence untuk mendapatkan database dan prospek.
Keunggulan
Para Sales Manager mudah memahami konten dari materi training ini, karena mudah diterapkan, inspiratif, juga membekali skill teknis mereka sebagai sales manager. Disempurnakan dengan skill media sosial, digital, dan artificial intelligence yang sangat suportif untuk pencapaian penjualan.
Skill
Smart time management, Smart task management, Smart leader, sales territory management, Smart problem solver and decision maker, smart prospecting, smart database gathering.
Target Peserta Sales Manager Training
Sales Leader, Sales Manager, Sales Director, Vice President Sales Marketing, General Manager Sales, C-Level
Materi Training
- Time Management
- Task Management
- Territory Manager
- Problem Solving
- Decision making
- Breakdown Sales Target
- Prospect Database Gathering
- Smart Coaching for high performance.
Durasi
2 Hari
Metode Sales Training
- Participative Learning;
- Group Discussion;
- Interactive Presentation;
- Case Study;
- Impactful Role Play;
- Simulation; Group Presentation.

Hubungi kami untuk mendapatkan penawaran dari program unggulan Imtiyaz Learnings. SALES TRAINING 4.0 adalah program unggulan kami untuk membantu para pimpinan sales mencapai target penjualan perusahaan. Metode pembelajaran yang dijalankan merupakan kolabolasi dari pengalaman tim trainer di dunia sales dengan memanfaatkan kemajuan teknologi terkini.
Address:
H. Nawi Raya No. 191, Gandaria Utara
Kota Jakarta Selatan 12140, Jakarta
Lihat Google Maps –>> klik disini
Phone / Whatsapp :
0852 8350 0976 (DINI) –>> klik disini
0812 9581 2288 (DEWA) –>> klik disini
Email:
dini.mufidah@imtiyazlearnings.com
dewa@imtiyazlearnings.com
Socmed:
LinkedIn : imtiyazlearningconsulting –>> klik disini
Instagram : imtiyazlearnings –>> klik disini
sales director training
sales director training
sales director training
sales director training
sales director training
sales director training
sales director training
sales director training
sales director training
sales director training
sales director training
sales director training
sales director training
sales director training
sales director training
sales director training
sales director training
sales director training
sales manager training
sales manager training
sales manager training
sales manager training
sales manager training
sales manager training
sales manager training
sales manager training

